Yosua Banjarnahor | Personal Blog

Yosua Banjarnahor | Personal Blog

  • Home
  • Article
  • _Education
  • _Opinion
  • _Tips & Trick
  • _Self-Development
  • _Sponsored
  • Contact
  • Sitemap
  • Home
  • Education

Perhitungan Iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan: Gak Ribet Kalau Tau Caranya!

By Yosua Banjarnahor
9/19/2024 09:57:00 PM
views

Kalau ngomongin soal iuran BPJS, pasti banyak yang langsung berpikir, “Duh, pusing deh ngitungnya!” Padahal sebenarnya, kalau kita udah tau caranya, gak serumit itu kok. Coba deh kita bahas pelan-pelan. Kamu pasti paham, bahkan bisa ngejelasin ke orang lain!

Table of Contents

BPJS Kesehatan: Semua Orang Punya Hak, Semua Harus Bayar

Pertama, kita bahas dulu BPJS Kesehatan. Ini program yang wajib buat semua warga negara, termasuk karyawan. Perhitungan iurannya dibagi antara perusahaan dan karyawan, tergantung dari gaji. Gimana cara ngitungnya?

1. Iuran BPJS Kesehatan untuk Karyawan dengan Gaji di Bawah 12 Juta

Misalnya, ada Pak Danu yang gajinya Rp 6.000.000 per bulan. Dia belum punya tanggungan (alias gak ada keluarga yang ikut dalam asuransi).

  • Perusahaan bayar: 4% dari Rp 6.000.000 = Rp 240.000
  • Pak Danu bayar: 1% dari Rp 6.000.000 = Rp 60.000

Jadi total iurannya Rp 300.000. Gampang kan? Nah, perhitungannya ini berlaku buat semua karyawan dengan gaji di bawah Rp 12 juta per bulan.

2. Gaji di Atas 12 Juta: Ada Batasnya!

Sekarang, kita pindah ke Pak Diky. Dia gajinya Rp 15.000.000 per bulan dan punya keluarga besar—5 orang anggota keluarga. Tapi, BPJS Kesehatan punya batas atas perhitungan, yaitu Rp 12 juta.

  • Perusahaan bayar: 4% dari Rp 12.000.000 = Rp 480.000
  • Pak Diky bayar: 1% dari Rp 12.000.000 = Rp 120.000

Walaupun gajinya Rp 15 juta, iuran BPJS-nya tetep dihitung berdasarkan gaji maksimal Rp 12 juta. Artinya, total iurannya Rp 600.000 per bulan.

3. Iuran Karyawan dengan Lebih dari 5 Anggota Keluarga

Buat yang punya keluarga lebih dari 5 orang, kayak Pak Doni misalnya, ada sedikit perbedaan. Pak Doni gajinya Rp 8.000.000 dan punya istri plus 4 anak. Jadi total keluarganya 6 orang.

  • Perusahaan bayar: 4% dari Rp 8.000.000 = Rp 320.000
  • Pak Doni bayar: 2% dari Rp 8.000.000 = Rp 160.000

Karena keluarganya lebih dari 5 orang, Pak Doni harus bayar 2% dari gajinya. Jadi, total iurannya Rp 480.000.

BPJS Ketenagakerjaan: Proteksi buat Semua Risiko

Selain BPJS Kesehatan, ada juga BPJS Ketenagakerjaan. Program ini ada beberapa jenis: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Mari kita lihat contoh perhitungannya.

4. Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Contoh, Bu Dinda kerja di pabrik semen yang termasuk kategori risiko tinggi. Gajinya Rp 5.000.000 per bulan. Jadi, iuran JKK dihitung berdasarkan tingkat risiko pekerjaan.

  • Iuran JKK: 1,27% dari Rp 5.000.000 = Rp 63.500

Jadi, setiap bulan perusahaan Bu Dinda harus bayar Rp 63.500 buat perlindungan JKK.

5. Iuran Jaminan Kematian (JKM)

Contoh lainnya, ada Bu Rama yang gajinya Rp 7.000.000. Perusahaannya juga wajib bayar iuran buat JKM.

  • Iuran JKM: 0,30% dari Rp 7.000.000 = Rp 21.000

Iuran JKM ini terbilang kecil, tapi penting banget buat keluarga pekerja.

6. Iuran Jaminan Hari Tua (JHT)

Selanjutnya, ada Bu Risa yang menerima gaji pokok Rp 9.000.000 dan tunjangan tetap Rp 1.000.000. Total penghasilannya jadi Rp 10.000.000.

  • Iuran JHT: 5,7% dari Rp 10.000.000 = Rp 570.000
  • Yang dibayar Bu Risa: 2% dari Rp 10.000.000 = Rp 200.000
  • Yang dibayar perusahaan: 3,7% dari Rp 10.000.000 = Rp 370.000

Jadi, total iuran JHT setiap bulannya Rp 570.000.

7. Iuran Jaminan Pensiun (JP)

Terakhir, Bu Ira yang gajinya Rp 7.500.000 ditambah tunjangan tetap Rp 1.000.000, sehingga total penghasilannya Rp 8.500.000. Untuk JP, perhitungannya seperti ini:

  • Iuran JP: 3% dari Rp 8.500.000 = Rp 255.000
  • Yang dibayar Bu Ira: 1% dari Rp 8.500.000 = Rp 85.000
  • Yang dibayar perusahaan: 2% dari Rp 8.500.000 = Rp 170.000

Total iuran JP-nya Rp 255.000.

Kesimpulan: Gak Perlu Pusing, BPJS Itu Sederhana

Ngitung iuran BPJS itu gak sesulit yang dibayangkan. Kuncinya ada di pemahaman dasar tentang persentase dan jenis program BPJS yang berlaku. Jadi, entah kamu seorang karyawan atau pengusaha, ngitung iuran ini sebenarnya cukup simpel kok.

Dengan BPJS Kesehatan, kamu punya proteksi kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan ngasih jaminan perlindungan untuk berbagai risiko di tempat kerja, hari tua, bahkan pensiun. Semua dihitung berdasarkan gaji, dan perusahaannya juga ikut tanggung jawab buat bayarnya.

Jadi, kapan lagi? Yuk, pastikan hak-hak BPJS kamu selalu terpenuhi!

FAQ

  1. Apa bedanya BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan? BPJS Kesehatan fokus pada layanan kesehatan, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan risiko kerja, hari tua, dan pensiun.

  2. Kenapa iuran BPJS Kesehatan dihitung maksimal dari gaji Rp 12 juta? Karena ada batas maksimal gaji yang dikenakan iuran, sesuai regulasi pemerintah untuk menjaga keadilan.

  3. Bagaimana cara membayar iuran BPJS jika saya punya lebih dari 5 anggota keluarga? Jika anggota keluarga lebih dari 5, karyawan akan membayar 2% dari gajinya, bukan 1%.

  4. Apakah BPJS Ketenagakerjaan wajib untuk semua karyawan? Iya, semua perusahaan wajib mendaftarkan karyawannya dalam BPJS Ketenagakerjaan.

  5. Apakah Jaminan Hari Tua (JHT) bisa dicairkan sebelum pensiun? Bisa, JHT dapat dicairkan sebagian setelah mencapai masa kerja tertentu, tapi untuk pencairan penuh harus menunggu usia pensiun.

Tags:
  • Education
Share:
Also read
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Related news
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Latest news
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Show more
8 comments
Cancel
Comment Author Avatar
Anonymous
9/28/2024 11:13:00 AM
Saya penggunaan BPJS baru dan setelah membaca ini saya sudah paham
Reply
Comment Author Avatar
elaina
9/28/2024 10:16:00 AM
MUDAH DI PAHAMI, DISINI MENJELASKAN IURAN BPJS, INI CUKUP PENTING KARNA BPJS SEMUA HARUS PUNYA
Reply
Comment Author Avatar
Sheilla
9/24/2024 09:49:00 PM
Cukup menarik dan mudah saya pahami
Reply
Comment Author Avatar
Anonymous
9/24/2024 05:29:00 PM
Sangat menarik apalagi BPJS ketenagakerjaan itu penting karna semua nya harus punya
Reply
Comment Author Avatar
Gilang firdaus syaputra
9/22/2024 03:41:00 PM
semua orang berhak mendapatkan BPJS
Reply
Comment Author Avatar
Renxuee
9/22/2024 03:33:00 PM
sangat mudah untuk saya pahami
Reply
Comment Author Avatar
Gilang firdaus
9/22/2024 03:11:00 PM
sangat menarik karena bpjs itu penting
Reply
Comment Author Avatar
Sepatu bola futsal
9/22/2024 02:45:00 PM
Cukup menarik untuk di baca karena BPJS ketenagakerjaan itu penting
Reply
Most popular
  • Marketing di Era Digital: Mengapa Banyak Marketer Akan Kehilangan Pekerjaan dan Apa yang Harus Dilakukan

    7/23/2025 11:45:00 AM
    Marketing di Era Digital: Mengapa Banyak Marketer Akan Kehilangan Pekerjaan dan Apa yang Harus Dilakukan
  • Magang Online yang Diakui Kampus & Industri: Ini Rekomendasi untuk Calon Content Creator & Desainer

    8/28/2025 11:18:00 AM
    Magang Online yang Diakui Kampus & Industri: Ini Rekomendasi untuk Calon Content Creator & Desainer
  • Bimbel STAN NewtonSix: Bimbingan Online Terbaik untuk Masa Depan Anda

    4/15/2025 06:07:00 PM
    Bimbel STAN NewtonSix: Bimbingan Online Terbaik untuk Masa Depan Anda
  • NewtonSix: Bimbingan Terbaik untuk Persiapan PKN STAN

    2/11/2025 06:59:00 PM
    NewtonSix: Bimbingan Terbaik untuk Persiapan PKN STAN
  • Rekomendasi Bimbel STAN: NewtonSix, Solusi Tepat Lulus STAN

    2/11/2025 06:55:00 PM
    Rekomendasi Bimbel STAN: NewtonSix, Solusi Tepat Lulus STAN
Most popular tags
  • Education
  • Opinions
  • Self-Development
  • Sponsored
  • Tips & Tricks
Gila Temax
Copyright © 2025 Yosua Banjarnahor. All rights reserved.